Pembatasan Sosial Covid-19, Belanda Rusuh Massal

Belanda Rusuh
Situasi kerusuhan massal di Belanda mencekam. Para demonstran tidak segan merusak fasilitas umum dan menyerang aparat. (ist)

BUMANTARA.NET – Aksi penolakan pembatasan aktivitas akibat lonjakan kasus Covid-19 berujung kerusuhan massal di Belanda. Kerusuhan beruntun terjadi di beberapa kota setelah pemerintah memberlakukan pembatasan sosial skala besar selama tiga pekan.

Massa pun tidak segan melakukan pembakaran dan pengrusakan fasilitas umum. Bahkan, aparat yang mencoba mengamankan juga turut mengalami penyerangan, Sabtu, 20 November 2021.

Selama tiga hari kerusuhan di Belanda terjadi, dalam semalam tercatat ada 7 orang yang terluka dan 20 orang akhirnya ditahan. Sementara 2 orang ditembak oleh aparat.

Kerusuhan diduga dipicu sitem pembatasan yang diterapkan oleh pemerintah Belanda. Aturan pembatasan antara lain mewajibkan toko-toko esensial hanya buka sampai pukul 18.00. Sementara restoran dan bar juga harus tutup pada pukul 20.00. Selain itu warga diwajibkan untuk menggunakan masker kembali hingga pemberlakukan paspor vaksin untuk dipindai apabila masuk ke tempat-tempat vital tertentu.

Ada juga larangan pesta kembang api pada Tahun Baru nanti. Hal ini yang diduga membuat warga khususnya para pemuda marah dan kelompok yang tak puas lalu meluapkannya memicu kerusuhan.

Kota Rotterdam menjadi salah satu pusat rusuh di Belanda dua hari silam. Para demonstran melempari batu dan kembang api ke polisi. Mobil aparat juga dibakar. Ratusan demonstran menyatakan tak puas dengan kewajiban paspor vaksin dan larangan perayaan kembang api saat Tahun Baru 2022 nanti.

Selain di Rotterdam, kerusuhan juga sempat terjadi di sejumlah kota antara lain di Kota Roosendaal. Bahkan media setempat melaporkan bahwa bangunan sekolah dasar di sana dibakar pengunjuk rasa. Buntutnya, 15 orang kemudian ditangkap, sebagaimana dilansir BBC. ***

Komentar Facebook
Bagikan

Baca Juga

Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Gelar Apel Perdana Pasca Libur Lebaran

BUMANTARA – Suasana kantor Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow kembali ramai dengan kehadiran para Aparatur Sipil …