BUMANTARA.NET, BOLSEL – Bupati H. Iskandar Kamaru SPt, MSi, bersama Ketua TP-PKK Bolsel Ny. Hj. Selpian Kamaru-Manopo menghadiri resepsi ramah tamah pelantikan Dewan Hakim MTQ XXX Tingkat Provinsi Sulawesi Utara.
Diketahui acara tersebut digelar di Rumah Dinas Wali Kota Kotamobagu pada Minggu malam, 9 Juni 2024.
Acara ini juga dihadiri oleh Pj. Wali Kota Kotamobagu Asripan Nani, Kepala Kantor Kemenag se-Sulut, Ketua LPTQ Kabupaten/Kota se-Sulut, jajaran Dewan Hakim MTQ XXX, dan undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Iskandar, selaku Ketua LPTQ Sulawesi Utara, menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada pemerintah dan masyarakat Kota Kotamobagu atas persiapan penyelenggaraan MTQ XXX.
“Penyiapan yang luar biasa oleh pemerintah dan masyarakat Kota Kotamobagu ini diharapkan dapat memberi motivasi bagi para kafilah dari seluruh daerah,” ujar Bupati Iskandar dalam sambutannya.
Bupati Iskandar juga mengumumkan bahwa pembukaan MTQ akan dilaksanakan pada Senin, 10 Juni, dengan kehadiran langsung Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Steven Kandouw.

Beliau juga mengucapkan selamat bertugas kepada para dewan hakim yang baru dikukuhkan.
“Semoga setelah pengukuhan ini, dewan hakim dapat menjalankan tugas yang diamanahkan dengan penuh tanggung jawab serta selalu diberikan kesehatan selama kegiatan MTQ berlangsung,” ucapnya.
Beliau juga menambahkan informasi bahwa MTQ tingkat nasional akan diadakan di lokasi IKN, Provinsi Kalimantan Timur.
Di akhir penyampaiannya, Bupati Iskandar menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya mantan Bupati Bolmong, Alm. H. Salihi Mokodongan, dan Ibunda dari Bupati Boltim, Almh. Ny. Hj. Inayang Mamonto.

“Insya Allah, almarhum dan almarhumah husnul khotimah, dilapangkan kuburnya, diampuni dosa dan kesalahannya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” tutupnya dengan doa.
Acara tersebut tidak hanya menjadi momen formalitas, tetapi juga menunjukkan sinergi dan solidaritas antara pemerintah dan masyarakat dalam menyukseskan acara MTQ XXX yang penuh dengan nilai-nilai religius dan kebersamaan.***
BUMANTARA | Menggenggam Cakrawala Menggenggam Cakrawala
