Bupati Iskandar Kamaru Jadi Mentor PKN Tingkat II, Dorong Inovasi Tata Kelola Pemerintahan

BUMANTARA.NET— Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Dr (C) H. Iskandar Kamaru, S.Pt., M.Si., mengambil peran sebagai mentor dalam Seminar Rancangan Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXIII Tahun 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Sulawesi Utara, Watutumou, Kabupaten Minahasa Utara.

Pelaksanaannya merupakan bagian dari rangkaian pembelajaran PKN Tingkat II yang digelar BPSDMD Sulawesi Utara bersama Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI.

Seminar mengangkat tema “Penguatan Kepemimpinan Adaptif dalam Transformasi Tata Kelola Pemerintahan Guna Membangun Ekosistem Investasi bagi Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan.”

Forum ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk memaparkan rancangan perubahan yang akan diterapkan di lingkungan organisasi masing-masing.

Gagasan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan kinerja birokrasi melalui inovasi dan pembenahan tata kelola pemerintahan.

Dalam agenda tersebut, Bupati Iskandar Kamaru mendampingi empat pejabat pimpinan perangkat daerah Pemkab Bolsel yang mengikuti PKN Tingkat II Angkatan XXIII Tahun 2026.

Keempat pejabat tersebut yakni Anas Kangiden, S.P., M.Si., Kepala Dinas Pertanian; Raston Mooduto, S.Pd., M.Si., Kepala BKPSDM; dr. Sri Suhaity Pakaya, M.M.Kes., Kepala Dinas Sosial; serta Awaludin Lamalani, S.IK., M.Si., Kepala Dinas Perhubungan.

Sebagai mentor, Iskandar Kamaru memberikan arahan dan masukan agar setiap rancangan proyek perubahan tidak sekadar memenuhi kebutuhan pembelajaran, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan persoalan dan kebutuhan organisasi.

Menurutnya, inovasi yang dirancang oleh pejabat birokrasi perlu diarahkan pada hasil yang dapat dirasakan, baik dalam peningkatan tata kelola pemerintahan maupun kualitas pelayanan publik.

Pendampingan tersebut juga diharapkan berlanjut hingga tahap penerapan.

Dengan demikian, proyek perubahan yang lahir dari proses PKN dapat dikembangkan menjadi inovasi yang mampu diterapkan secara konsisten di masing-masing perangkat daerah.

Seminar rancangan proyek perubahan menjadi salah satu tahapan strategis dalam PKN Tingkat II.

Melalui forum tersebut, peserta mendapatkan ruang untuk menguji gagasan, menerima evaluasi, sekaligus melakukan penyempurnaan sebelum rancangan memasuki tahap implementasi.

Keterlibatan Bupati Bolsel sebagai mentor sekaligus memperkuat dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan kompetensi pejabat pimpinan tinggi dan kepemimpinan birokrasi.

Upaya tersebut diharapkan mampu melahirkan aparatur yang lebih adaptif terhadap perubahan, berani menghadirkan inovasi, serta mampu menerjemahkan gagasan kepemimpinan ke dalam program yang memberikan manfaat bagi penyelenggaraan pemerintahan dan masyarakat Bolsel.***

Komentar Facebook
Bagikan

Baca Juga

‎Dugaan PETI Lokosina Kembali Disorot, Publik Pertanyakan Langkah Polda Sulut

BUMANTARA.NET — Dugaan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Lokosina, Desa Dumagin B, …