BUMANTARA.NET, BOLSEL – Rapat lanjutan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2025 kembali digelar di Ruang Rapat DPRD Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Kamis 25 Juli 2024.
Rapat ini sangat krusial, mengingat ini adalah landasan penyusunan APBD Kabupaten Bolsel 2025.
Dipimpin oleh komisi yang bermitra langsung dengan dinas dan instansi terkait, rapat ini dihadiri oleh Ketua Komisi I Fadli Tuliabu, Ketua Komisi II Zulkarnain Kamaru, dan Ketua Komisi III Abdul Razak Bunsal, serta perwakilan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Ketua Komisi I, Fadli Tuliabu, menegaskan pentingnya rapat ini sebagai dasar penyusunan APBD yang efisien dan efektif.
“Pembahasan ini dilaksanakan berdasarkan enam fungsi utama DPRD: otorisasi, perencanaan, pengawasan, alokasi, distribusi, dan stabilitas,” jelas Fadli.
Tuliabu juga menekankan bahwa rapat ini tidak hanya sekadar formalitas, tetapi juga momen untuk melakukan koreksi terhadap program yang terkesan boros.
“OPD harus mampu menentukan mana kegiatan yang menjadi skala prioritas,” tambahnya.
Ketua Komisi II, Zulkarnain Kamaru, menjelaskan bahwa rincian KUA-PPAS dari setiap OPD sangat penting untuk proses pembahasan yang lebih mendalam sebelum disahkan dalam rapat paripurna.

“Rincian ini akan menjadi acuan DPRD dalam rangka pembahasan sebelum KUA-PPAS diparipurnakan,” ujar Zulkarnain.
Zulkarnain menekankan pentingnya anggaran yang diajukan OPD harus bersentuhan langsung dengan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap setiap OPD dapat bekerja semaksimal mungkin meskipun dengan keterbatasan anggaran demi kesejahteraan masyarakat Bolsel,” tutupnya. (Advertorial)
BUMANTARA | Menggenggam Cakrawala Menggenggam Cakrawala
