Museum Daerah Kerajaan Bolaang Uki Diresmikan, Wujud Pelestarian Sejarah dan Budaya di Bolsel

BUMANTARA.NET, BOLSEL – 27 Oktober menjadi momen bersejarah terjadi di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) dengan diresmikannya Museum Daerah Kerajaan Bolaang Uki, sebuah pusat pelestarian sejarah dan budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat setempat.

Museum ini menjadi simbol nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga dan menghidupkan kembali warisan budaya, khususnya peninggalan Kerajaan Bolaang Uki yang memiliki nilai sejarah tinggi bagi masyarakat Bolsel.

Pembangunan Bertahap dengan Anggaran Rp3,4 Miliar

Pembangunan Museum Daerah Kerajaan Bolaang Uki dilakukan melalui tiga tahap sejak tahun 2022, dengan total anggaran sebesar Rp3.482.310.000.

Proyek tersebut mencakup pengadaan tanah, pembangunan gedung, pembuatan pagar dan paving block, serta pengadaan meubel dan duplikasi koleksi museum.

“Alhamdulillah, hari ini seluruh proses pembangunan telah rampung secara keseluruhan. Selanjutnya, kami akan melakukan penataan agar museum ini dapat segera didaftarkan ke Kementerian Kebudayaan untuk mendapatkan standarisasi resmi,” ungkap pihak pengelola museum.

Berlokasi di Kawasan Cagar Budaya Istana Raja (Malrigo)

Sebagai museum umum pertama di Bolsel, tempat ini nantinya akan memamerkan berbagai koleksi budaya dari empat etnis utama yang ada di wilayah Bolaang Mongondow Selatan.

Namun, pada tahap awal, sebagian besar koleksi yang ditampilkan merupakan benda-benda bersejarah peninggalan Kerajaan Bolaang Uki, hasil kerja sama dan dokumentasi dari keluarga keturunan kerajaan.

Berlokasi di Kawasan Cagar Budaya Istana Raja (Malrigo)

Museum ini berdiri di kawasan bersejarah yang berdampingan langsung dengan struktur bekas Kerajaan Bolango, yang telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya dengan nama Istana Raja (Malrigo) berdasarkan Surat Keputusan Bupati Bolsel Nomor 144 Tahun 2024.

Lokasi ini menjadikan museum semakin istimewa karena pengunjung dapat merasakan langsung suasana sejarah yang autentik.

Warisan Budaya Tak Benda Turut Dipamerkan

Selain koleksi benda bersejarah, Museum Daerah Kerajaan Bolaang Uki juga akan menampilkan sertifikat penetapan Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) dari Kementerian Kebudayaan RI.

Warisan budaya tersebut antara lain:

• Tari Dangisa

• Pernikahan Adat Bolango

• Salamat

• Pernikahan Adat Mongondow

• Bahasa Bolango

Pameran ini menjadi sarana edukasi sekaligus pengingat bagi generasi muda tentang pentingnya menjaga jati diri daerah.

Apresiasi untuk Pemerintah Daerah

Pihak pengelola museum menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Bolaang Mongondow Selatan atas dukungan penuh mereka dalam mewujudkan pembangunan museum ini.

“Ke depan, kami berharap semua pihak turut berperan aktif dalam pelestarian dan pemajuan kebudayaan di Bolsel,” ujarnya. (ADVERTORIAL)

Komentar Facebook
Bagikan

Baca Juga

DPRD Kotamobagu Gelar RDP Bahas SOP Pelayanan Bidang Pertanahan

KOTAMOBAGU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kotamobagu menggelar apat Dengar Pendapat (RDP) dengan …