BUMANTARA.NET, Manado – Direktur Bela Negara Ditjen Pothan Kemhan RI, Brigjen TNI G. Eko Sunarto, ajak masyarakat Minahasa giatkan bela negara.
Hal demikian disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Seminar Kebangsaan Bela Negara yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa dan Forum Penyelamat Demokrasi Rakyat (FPDR) Sulawesi Utara, Selasa, 18 Februari 2025.
Acara ini berlangsung di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat.
Bela Negara: Pilar Utama Keutuhan NKRI
Dalam pemaparannya, Brigjen TNI G. Eko Sunarto menegaskan bahwa Bela Negara bukan sekadar kewajiban, tetapi wujud nyata kecintaan terhadap Indonesia.
Ia menjelaskan bahwa semangat Bela Negara bertujuan untuk menjaga kedaulatan, keamanan, dan stabilitas negara, serta menjamin keselamatan rakyat dari berbagai ancaman.
“Bela Negara juga memiliki peran penting dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar Brigjen Eko.
Ia juga menekankan bahwa dalam sosialisasi Bela Negara, kearifan lokal harus menjadi bagian utama.
“Manado memiliki sejarah panjang dalam perjuangan bangsa. Oleh karena itu, dalam menanamkan nilai-nilai Bela Negara, kita harus memperhatikan kearifan lokal agar lebih mudah diterima oleh masyarakat,” jelasnya.
Brigjen Eko juga mengajak generasi muda untuk lebih aktif dalam menanamkan jiwa Bela Negara.
“Anak muda saat ini merupakan generasi emas yang akan menjadi pemimpin di masa depan. Jika mereka tidak dipersiapkan dengan baik, maka akan sulit mencapai cita-cita bangsa. Oleh karena itu, semangat Bela Negara harus ditanamkan sejak dini,” tegasnya.
Kampung Bela Negara: Upaya Literasi Hingga ke Desa
Ketua FPDR Sulut, Risat Sanger, juga menekankan pentingnya pembangunan Kampung Bela Negara sebagai bagian dari peningkatan literasi masyarakat hingga ke tingkat desa.
“Kami akan menambahkan literasi tentang ketahanan Bela Negara yang mencakup berbagai aspek, mulai dari nasionalisme hingga peningkatan kesadaran terhadap bahaya narkoba dan korupsi,” ungkapnya.
Menurut Sanger, Bela Negara bukan hanya soal kesiapan militer, tetapi juga mencakup aspek moral, sosial, dan intelektual, sehingga dapat memperkuat generasi muda agar terhindar dari ancaman seperti narkoba, radikalisme, dan tindakan korupsi.
Menjaga Keutuhan Bangsa, Dimulai dari Kesadaran Individu
Seminar ini menjadi momentum penting dalam memperkuat pemahaman masyarakat tentang Bela Negara.
Dengan adanya program literasi hingga ke desa, diharapkan nilai-nilai kebangsaan semakin tertanam kuat di setiap individu.
Bela Negara bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga kewajiban seluruh rakyat Indonesia. Dengan semangat kebersamaan dan kesadaran yang tinggi, persatuan dan ketahanan nasional akan semakin kokoh.***
BUMANTARA | Menggenggam Cakrawala Menggenggam Cakrawala
