‎Dua Penghargaan PWI Sulut Award 2026 Diboyong Bupati dan Wakil Bupati Bolsel

BUMANTARA.NET – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) dalam mendorong pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat mendapat pengakuan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara.

‎Dua pimpinan daerah Bolsel, Bupati Dr. (C) H. Iskandar Kamaru, S.Pt., M.Si., dan Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid, berhasil meraih penghargaan dalam ajang PWI Sulut Award 2026 yang digelar di Courtyard by Marriott Manado, Sabtu (7/11/2026).

‎Bupati Iskandar Kamaru dianugerahi penghargaan kategori Kepala Daerah Penggerak Pembangunan Inklusif dan Pelayanan Dasar.

‎Sementara itu, Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid menerima penghargaan kategori Kepala Daerah Peduli Pendidikan dan Kesejahteraan Lansia.

‎Menariknya, kedua penghargaan tersebut diterima secara langsung oleh Deddy Abdul Hamid dalam kegiatan yang dirangkaikan dengan Gala Dinner tersebut.

‎Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi PWI Sulawesi Utara terhadap kiprah dan kontribusi kepemimpinan Iskandar Kamaru bersama Deddy Abdul Hamid dalam menjalankan pembangunan daerah yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

‎Pengakuan terhadap Bupati Iskandar Kamaru berkaitan dengan komitmen mendorong pembangunan yang merangkul seluruh lapisan masyarakat, sekaligus memperkuat akses dan kualitas pelayanan dasar.

‎Sementara itu, penghargaan yang diberikan kepada Deddy Abdul Hamid mencerminkan perhatian terhadap pentingnya pendidikan dan peningkatan kesejahteraan kelompok lanjut usia sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia dan perlindungan sosial.

‎Capaian tersebut sekaligus menempatkan sektor pendidikan, pelayanan publik, pembangunan inklusif, dan perhatian terhadap kelompok rentan sebagai aspek penting dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Bolsel.

‎PWI Sulut Award 2026 turut dihadiri Ketua Umum PWI Pusat periode 2025–2030, Akhmad Munir, serta sejumlah kepala daerah dan tokoh dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Utara yang juga menerima penghargaan atas kontribusi di bidang masing-masing.

‎Dalam sambutannya, Akhmad Munir mengingatkan bahwa PWI sebagai organisasi wartawan tertua di Indonesia memiliki sejarah panjang sejak berdiri pada 1946.

‎Semangat perjuangan tersebut, menurutnya, perlu terus diwujudkan melalui peran pers dalam menjaga demokrasi, mencerdaskan masyarakat, dan mendukung kemajuan bangsa.

‎Ia juga menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme wartawan di tengah perkembangan era digital yang diwarnai maraknya hoaks dan disinformasi.

‎Menurutnya, insan pers harus konsisten menghadirkan produk jurnalistik yang akurat, terverifikasi, mendidik, serta berpedoman pada kode etik jurnalistik.

‎Wartawan juga diingatkan agar tidak menyalahgunakan profesi untuk kepentingan pribadi, termasuk melakukan praktik pemerasan.

‎Akhmad Munir menjelaskan, PWI Sulut Award merupakan salah satu bentuk apresiasi kepada para tokoh dan pemangku kepentingan yang dinilai berkontribusi terhadap pembangunan serta membangun hubungan kemitraan yang positif dengan insan pers.

‎Bagi Kabupaten Bolsel, dua penghargaan yang diraih dalam ajang tersebut menjadi catatan tersendiri atas kiprah kepemimpinan daerah.

‎Penghargaan itu juga diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperluas pemerataan pembangunan, serta memperkuat perhatian terhadap pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.

‎Momentum tersebut sekaligus mempertegas pentingnya hubungan kemitraan antara pemerintah daerah dan pers dalam menghadirkan informasi yang berkualitas, serta mendorong pembangunan daerah yang transparan dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.***

Komentar Facebook
Bagikan

Baca Juga

‎Budaya, Pertanian hingga Ekonomi Digital, Ini Gagasan Aulia Rahman Ali untuk Molibagu

  ‎ ‎   BUMANTARA.NET – Penguatan tata kelola pemerintahan, pemberdayaan generasi muda, serta pengembangan …