‎Wabup Deddy Launching SPPG Deaga, Program MBG Mulai Bergulir di Pinolosian Tengah

BUMANTARA.NET — Program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) kini mulai dijalankan di Kecamatan Pinolosian Tengah, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).

‎Wakil Bupati Bolsel Deddy Abdul Hamid secara resmi melaunching operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Deaga, Selasa (15/9/2026).

‎Kehadiran SPPG tersebut menjadi langkah awal pelaksanaan program MBG bagi masyarakat di wilayah Pinolosian Tengah.

‎Pada tahap perdana, layanan MBG menyasar sekitar 1.000 penerima manfaat.

‎Sasaran program tidak hanya siswa sekolah, tetapi juga kelompok 3B yang terdiri atas ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

‎Sebelum acara peresmian, Wabup Deddy bersama jajaran terkait terlebih dahulu mengecek kesiapan fasilitas SPPG Desa Deaga.

‎Peninjauan juga dilakukan terhadap proses distribusi makanan bergizi ke sejumlah sekolah yang menjadi sasaran program.

‎Wabub menjelaskan, jumlah penerima manfaat pada tahap awal masih dibatasi.

‎Hal itu berkaitan dengan proses pemenuhan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), yang menjadi salah satu persyaratan penting untuk memastikan pengelolaan makanan memenuhi standar kesehatan dan keamanan.

‎“Program MBG ini merupakan inisiatif Presiden RI yang tidak hanya menyasar anak-anak sekolah, tetapi juga ibu hamil, ibu menyusui dan balita.”

‎”Untuk kelompok 3B, pendataannya dilakukan melalui kader Posyandu di masing-masing desa,” kata Deddy.

‎Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan Pimpinan DPRD Bolsel, pimpinan perangkat daerah, Kepala Regional Badan Gizi Nasional (BGN) yang mengikuti kegiatan secara virtual, Tenaga Ahli, jajaran pengelola SPPG Desa Deaga, Forkopimca, para Sangadi, serta masyarakat penerima manfaat.

‎Menurut Deddy, pelaksanaan MBG di Pinolosian Tengah diharapkan tidak hanya berdampak pada pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga membantu mengurangi beban pengeluaran keluarga, khususnya orang tua yang memiliki anak usia sekolah.

‎Ia juga berharap program tersebut dapat menjadi sarana edukasi bagi anak-anak untuk membangun kebiasaan positif, termasuk belajar menyisihkan uang dan menabung.

‎Operasional SPPG Desa Deaga juga dinilai memiliki potensi memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.

‎Selain membuka kesempatan kerja bagi tenaga relawan, keberadaan SPPG dapat menciptakan peluang bagi pelaku usaha lokal untuk terlibat dalam rantai pasok bahan pangan.

‎Sejumlah kebutuhan seperti ayam, daging, ikan dan telur dapat dipenuhi melalui potensi produksi masyarakat maupun pelaku usaha di daerah.

‎“Yang paling penting program ini berjalan tepat sasaran, berkelanjutan dan makanan yang diberikan benar-benar memenuhi standar gizi, kebersihan dan keamanan,” tegas Deddy.

‎Ia menambahkan, penyusunan menu makanan dilakukan dengan melibatkan ahli gizi.

‎Komposisi menu juga diarahkan agar tetap beragam dan memenuhi keseimbangan kebutuhan nutrisi penerima manfaat.

‎“Kita ingin MBG memberikan manfaat nyata bagi kesehatan, tumbuh kembang anak dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Ko’ Deddy, sapaan akrab Wakil Bupati Bolsel.

‎Dengan mulai beroperasinya SPPG Desa Deaga, program MBG diharapkan dapat berjalan secara bertahap dan semakin luas menjangkau penerima manfaat di Kecamatan Pinolosian Tengah.***

Komentar Facebook
Bagikan

Baca Juga

‎Sorotan PETI Lokosina Mengarah ke Jaringan, Kapolda Yudo Hermanto Diminta Bertindak

BUMANTARA.NET — Pergantian pimpinan Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara diharapkan membawa angin baru dalam penanganan …