KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dan bersama-sama memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Komitmen tersebut ditindaklanjuti Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., dengan menandatangani Surat Edaran Nomor 249 Tahun 2026 tentang peningkatan pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
Penerbitan surat edaran tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2026 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan.
Melalui edaran itu, Pemkot Kotamobagu mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran dalam kegiatan pembukaan lahan.
Masyarakat juga diminta tidak membuang puntung rokok atau rokok yang masih menyala di sembarang tempat, terutama pada kawasan dengan kondisi lahan kering yang berpotensi memicu kebakaran.
“Kalaupun masyarakat ingin melakukan pembakaran wajib dikontrol dan hanya keperluan tertentu, serta benar-benar terkendali dan aman dari potensi munculnya kebakaran yang meluas,” tegas Wali Kota dr. Weny Gaib.
Selain mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla, Pemkot Kotamobagu juga mengimbau warga agar menggunakan air secara hemat dan sesuai kebutuhan selama musim kemarau.
Langkah tersebut dinilai penting sebagai upaya mengantisipasi kemungkinan terjadinya penurunan volume sumber air secara drastis akibat kondisi cuaca kering yang berkepanjangan.
Pemerintah daerah juga mengingatkan bahwa tindakan pembakaran hutan dan lahan secara sengaja dapat dikenakan sanksi pidana sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Masyarakat turut diminta berperan aktif dalam melakukan pencegahan dengan segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun kejadian kebakaran kepada pihak berwenang melalui layanan darurat Call Center 112.
Untuk memperkuat sosialisasi dan mitigasi di seluruh wilayah, Wali Kota Kotamobagu juga menginstruksikan jajaran kepala perangkat daerah, camat, lurah, sangadi, tokoh masyarakat hingga pelaku usaha agar aktif mengedukasi masyarakat mengenai langkah-langkah pencegahan Karhutla.
Pemkot Kotamobagu berharap, melalui sinergi antara pemerintah dan masyarakat, potensi kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau dapat dicegah sedini mungkin demi menjaga keselamatan masyarakat serta kelestarian lingkungan. ***
BUMANTARA | Menggenggam Cakrawala Menggenggam Cakrawala
