Moloopu Camat Helumo, Bupati Iskandar Kamaru Soroti Disiplin dan Layanan Publik

BUMANTARA.NET – Suasana adat yang sarat makna mewarnai prosesi Moloopu Camat Helumo yang digelar di halaman Kantor Camat Helumo, Selasa (31/3/2026).

Di balik seremoni tradisional tersebut, Bupati Bolaang Mongondow Selatan, Iskandar Kamaru, menyampaikan pesan tegas terkait pentingnya disiplin administrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Prosesi Moloopu menjadi simbol penerimaan masyarakat secara adat terhadap Camat Helumo, Eus Daud, yang kini resmi mengemban amanah pemerintahan di wilayah tersebut.

Momentum ini juga dirangkaikan dengan pelantikan Ketua TP-PKK Kecamatan Helumo.

Sejumlah pejabat daerah tampak hadir, di antaranya Ketua TP-PKK Kabupaten Selpian Kamaru-Manoppo bersama Sekretaris Rosdiana Abdul Hamid-Lapatola, anggota DPRD, Forkopimcam, pimpinan OPD, hingga tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Iskandar menegaskan bahwa jabatan camat bukan sekadar posisi administratif, melainkan ujung tombak pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

“Peran camat sangat strategis. Harus mampu membangun komunikasi yang kuat dengan masyarakat, sekaligus mempererat sinergi dengan pemerintah desa dan TP-PKK,” tegasnya.

Tak hanya itu, Bupati juga mengingatkan pentingnya ketertiban dalam pengelolaan administrasi desa, khususnya terkait Dana Desa dan penghasilan tetap (Siltap).

Ia meminta seluruh jajaran kecamatan aktif mengawal proses tersebut agar berjalan transparan dan tepat waktu.

Perhatian serius juga diberikan pada penyaluran bantuan ketahanan pangan dari pemerintah pusat.

Program tersebut mencakup distribusi 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng bagi sekitar 17.200 kepala keluarga yang terdata dalam DTKS Kementerian Sosial.

“Pengawasan harus maksimal agar bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak,” ujarnya.

Lebih jauh, Bupati yang berpasangan dengan Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid ini mengapresiasi pelaksanaan Moloopu sebagai bagian dari warisan budaya yang memperkuat kebersamaan masyarakat.

Menurutnya, pelestarian adat tidak boleh terpisah dari upaya peningkatan kinerja pemerintahan.

“Adat adalah identitas kita. Namun, harus berjalan seiring dengan pelayanan publik yang semakin baik,” katanya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Iskandar turut menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, sembari mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan dan mempererat tali silaturahmi pasca-Lebaran.***

Komentar Facebook
Bagikan

Baca Juga

Dari Balik Tembok Rutan Manado, Warga Binaan Belajar Jadi Barista

BUMANTARA.NET – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Manado terus mendorong program pembinaan kemandirian bagi …