BUMANTARA.NET – Dalam rangka memperingati hari lahir Nabi Muhamad SAW, pemerintah desa Tolondadu II gelar dzikir bersama di mesjid Al-Ihsan, pada Senin (2/10/2023).
Kegiatan dzikir tersebut, dihadiri oleh berbagai kalangan masyarakat dan para tokoh agama dari desa-desa tetangga.
Sangadi desa Tolondadu II, Sukri Tuliabu menyampaikan, kegiatan ini sudah menjadi agenda tahunan yang wajib dilaksanakan.
“Memperingati hari Maulid Nabi dengan melaksanakan dzikir, itu sudah menjadi tradisi jauh sebelum Nabi Muhamad SAW wafat,” ucapnya.

Lanjut, Sukri turut mengucapkan terimakasih kepada seluruh aparat desa, masyarakat, serta panitia pelaksana kegiatan.
“Jadikan ini sebagai momen untuk kita dalam mempererat tali silaturahmi antar sesama umat beragama.”
“Semoga kegiatan seperti ini akan terus terjaga dan dapat dilestarikan sampai pada anak cucu kita nanti,” tutup Sukri.

Sementara itu ketua panitia, Rianto Mooduto menyampaikan, pelaksanaan dzikir ini dimulai dari malam hari hingga pagi.
“Acara ini dimulai dari pembacaan dzikir, sholawat, serta membacakan kisah-kisah Nabi Muhamad SAW,” ucapnya.
Rianto juga menjelaskan, setelah melantunkan dzikir di malam hari hingga pagi, masyarakat kemudian berdatangan membawa bingkisan yang berisi berbagai macam makanan yang biasa disebut “tolangga”.

“Tolangga tersebut akan dibagikan kepada masyarakat yang mengikuti dzikir dari malam hari sampai selesai,” pungkasnya.
Sebagai informasi, dzikir ini diikuti oleh 96 tokoh agama dengan bingkisan atau tolangga yang tersedia itu berjumlah 63.***
BUMANTARA | Menggenggam Cakrawala Menggenggam Cakrawala
