BUMANTARA.NET – Perhelatan Turnamen Sepak Bola Bupati Cup IV Bolaang Mongondow Selatan resmi mencapai garis akhir.
Penutupan kompetisi dilakukan langsung oleh Bupati H. Iskandar Kamaru SPt, MSi didampingi Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid di Lapangan Garuda Pinolosian, Kecamatan Pinolosian, Minggu (8/2/2026).
Turnamen yang dimulai sejak Oktober 2025 tersebut melibatkan 41 tim dari berbagai wilayah di Bolsel.
Selama hampir empat bulan, ajang ini menjadi ruang kompetisi sekaligus pembinaan atlet lokal yang konsisten digelar dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
Dalam laporan panitia pelaksana disebutkan, Bupati Cup IV diikuti puluhan pemain muda bersama ofisial tim.
Turnamen ini dinilai sukses menghadirkan atmosfer kompetitif serta membuka peluang lahirnya talenta sepak bola potensial dari daerah.
Ketua Askab PSSI Bolsel, Zulkarnain Kamaru, memberikan apresiasi kepada seluruh panitia yang mampu menjaga kualitas dan ketertiban pertandingan hingga akhir turnamen.
Ia juga memastikan bahwa Bolsel FC akan tampil pada Liga IV Sulawesi Utara, sebagai bagian dari upaya peningkatan prestasi sepak bola daerah.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Iskandar Kamaru menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat, termasuk aparat keamanan, wasit, pelatih, pemain, serta masyarakat yang turut menyukseskan jalannya kompetisi.
“Turnamen ini menjadi bukti bahwa sepak bola mampu menyatukan masyarakat sekaligus membentuk mental sportif generasi muda. Kita ingin sepak bola Bolsel terus tumbuh dan berprestasi,” ungkap Bupati.
Ia juga mengungkapkan rencana penyempurnaan format Bupati Cup ke depan, termasuk opsi penggunaan pemain transfer terbatas guna meningkatkan kualitas pertandingan.
Selain itu, mekanisme penunjukan tuan rumah akan ditetapkan langsung oleh kepala daerah.
Menariknya, seluruh pertandingan pada turnamen ini menggunakan perangkat wasit lokal, yang dinilai sebagai capaian penting dalam peningkatan kualitas sumber daya olahraga Bolsel.
Sementara itu, Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid menegaskan bahwa olahraga, khususnya sepak bola, menjadi salah satu instrumen pembinaan karakter generasi muda yang terus mendapat perhatian pemerintah daerah.
“Kami berkomitmen menjadikan event olahraga sebagai sarana pembinaan prestasi sekaligus pembentukan karakter yang sehat dan kompetitif,” ujarnya.
Pada laga final, Putra Nusantara Mataindo Utara sukses merebut gelar juara setelah mengalahkan PS BML Dudepo dengan skor 2–1.
Tomini FC menempati posisi ketiga, sedangkan Persto Tobayagan finis di urutan keempat.
Selain hadiah utama berupa trofi dan piagam, panitia juga menyerahkan penghargaan individu kepada pemain terbaik, pencetak gol terbanyak, penjaga gawang terbaik, serta tim terbaik turnamen.
Untuk menambah kemeriahan, panitia menyiapkan doorprize sepeda motor bagi penonton.
Sebagai bentuk dukungan terhadap persiapan kompetisi tingkat provinsi, PT JRBM menyalurkan bantuan dana senilai Rp150 juta kepada Bolsel FC guna menghadapi Liga IV Sulawesi Utara.***
BUMANTARA | Menggenggam Cakrawala Menggenggam Cakrawala
